Admin Kimia

Admin Kimia

Quis fringilla quis cursus urna sed sed velit nunc metus condimentum. Et pretium nec magna eros id commodo ligula Phasellus Curabitur wisi. Lacus elit lorem ridiculus vitae tempus eget nibh ut risus et.
08 Maret 2017

Kimia Organik adalah bidang ilmu yang mempelajari tentang struktur, sifat-sifat, perubahan, komposisi, reaksi dan sintesis senyawa yang mengandung atom karbon tidak hanya senyawa hidrokarbon, tetapi juga senyawa yang mengandung unsur lain, seperti hidrogen, nitrogen, oksigen, halogen fosfor, silikon dan sulfur. Bidang ini pada dasarnya tidak hanya terbatas pada senyawa-senyawa yang dihasilkan oleh makhluk hidup melalui proses metabolisme berupa metabolit primer maupun sekunder, tetapi juga pada senyawa yang sintesis oleh manusia seperti polimer plastik. Senyawa organik membentuk dasar dari semua kehidupan di bumi dan merupakan mayoritas bahan kimia yang diketahui. Pola ikatan yang dibentuk oleh karbon berupa ikatang tunggal, rangkap dua, rangkap tiga dan ditambah struktur dengan elektron terdelokalisasi membuat susunan senyawa organik secara struktural sangat beragam. Cakupan aplikasi dari senyawa organik ini sangat luas, mulai dari obat-obatan, makanan, bahan bakar,cat, kosmetik dan lainnya.

Dosen Bidang Kimia Organik;

  1. Prof. Adlis Santoni
  2. Dr. Afrizal
  3. Dr. Mai Efdi
  4. Dr. Suryati
  5. Bustanul Arifin, M.Si
  6. Norman Ferdinal, MS
  7. Emil Salim, M.Si.,M.Sc

 

 

08 Maret 2017
08 Maret 2017

Jurusan Kimia FMIPA Universitas Andalas dibuka pada tanggal 7 September 1965 dibawah Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam (FIPIA) Universitas Andalas yang telah berdiri semenjak tahun 1955 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 41007/Kab. tanggal 14 Juli 1955. Pada tahun 1983, FIPIA berubah nama menjadi FMIPA (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam).

Pada periode awal berdiri Jurusan Kimia (1968-1970), Ketua Jurusan dijabat oleh Nazir St. Mudo dengan sekretaris Ir. Asnida Kusrim. Jurusan Kimia FIPIA Universitas berhasil meluluskan sarjana pertamanya pada tanggal 23 Agustus 1972 dan sampai saat ini (TA 2019-2020) jumlah lulusan mencapai 2959 orang yang bekerja di berbagai instansi pemerintahan maupun swasta, seperti Lembaga Penelitian, Perguruan tinggi, industri, wiraswasta dan lain sebagainya.

Jurusan kimia memiliki 3 program studi yaitu program Studi S1 Kimia, Program studi S2 kimia dan program studi S3 kimia. Program Studi Pascasarjana Kimia menyelengarakan Program Master (S2) semenjak tahun 1994 sedangkan untuk Program Doktor (S3) dibuka pada tahun 2006, dimana pengelolaannya berada dibawah Program Pascasarjana Universitas Andalas. Mulai tahun 2013, Program Pascasarjana dikelola langsung dibawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas. Ketiga program studi tersebut baik S1, S2, S3 sudah terakreditasi oleh BAN-PT dengan peringkat A.

Untuk menghasilkan alumni yang berkualitas maka Jurusan kimia selalu memotivasi tenaga pengajar untuk melanjutkan pendidikannya, sehingga sampai saat ini dari 35 orang dosen, 14 diantaranya bergelar professor, 12 orang bergelar doktor, 9 orang bergelar master.

Jurusan Kimia memiliki laboratorium yang berfungsi untuk mendukung pelaksanaan pendidikan dan penelitian. Laboratorium ini terdiri dari 5 laboratorium pendidikan yang befungsi untuk pelaksanaan praktikum, 7 laboratorium penelitian untuk tugas akhir, 1 laboratorium pengukuran dan 1 laboratorium Jasa Analisis Pengelolaan laboratorium ini dibantu oleh analis yang berjumlah 7 orang.

Dalam melaksanakan proses pendidikan dan penelitian, Jurusan kimia melakukan kerjasama dengan berbagai pihak baik. Upaya pelaksanaan kerjasama dalam bentuk kemitraan telah dilaksanakan dengan berbagai institusi dalam dan luar negeri. Kerjasama dengan institusi dalam negeri antara lain dengan PT. Semen Padang, BATAN, BPPT, Pertamina dan LIPI. Untuk kerjasama luar negeri telah dilakukan dengan Gifu University, Okayama University, Shinsu University, Deakin University dan Kanazawa University. Kerjasama tersebut dilakukan dalam bentuk kerjasama penelitian dan pertukaran mahasiswa. Selain itu, untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian, Jurusan Kimia menerbitkan Jurnal Riset Kimia ber-ISBN.