Mahasiswa Program Sarjana 

1. Jalur SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri Angkatan Tahun 2020

2. Jalur SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri Angkatan Tahun 2021 

Agar melakukan pemeriksaan kesehatan angkatan 2020 dan 2021, untuk info Klik disini 

Buku merupakan jendala ilmu pengetahuan bagi seseorang, terlebih lagi bagi mereka yang berkarir di bidang akademik seperti dosen.  Meskipun buku adalah sumber bacaan skunder, namun sering kali digunakan sebagai acuan utama dalam menyiapkan bahan ajar bagi mahasiswa. Buku Ajar merupakan salah satu bahan ajar yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa, buku ajar merupakan jembatan awal bagi mahasiswa dalam memahami buku teks yang sering kali ditemui berbahasa asing, terutama bahasa Inggris. Hal ini tentu menjadi hambatan dalam prose mencari ilmu bagi mahasiswa sehingga transfer knowledge mengalami keterlambatan. Untuk mengatasi hal tersebut maka Jurusan Kimia mendorong dosen untuk menerbitkan buku ajar bagi mahasiswa sehingga mahasiswa menjadi lebih paham dengan ilmu yang diterima. Untuk membekali dosen dalam menulis dan menyusun buku ajar, maka Jurusan Kimia menyelenggarakan Workshop Penyusunan Buku Ajar yang dilaksanakan pada tanggal 8-9 Desember 2021 di Aula Gedung F Universitas Andalas. Narasumber pada kegiatan ini adalah Bapak M. Fuadin dan Ibu Yayat Sri Wahyuni dari Percetakan PT Raja Grafindo Persada dan Ibu Prof. Is Fatimah dari Universitas Islam Indonesia Yokyakarta.

Adapun materi yang disampaikan pada kegiatan ini adalah:
1. Proses penerbitan buku ajar dan referensi di Percetakan Nasional
2. Pengantar survey awal peserta training kuliah tentang perlunya buku ajar dan buku teks untuk dosen dan pemutakhiran buku ajar
3. Kuliah tentang model pengembangan buku ajar dan buku teks dengan model ADDIE
4. Kuliah dan praktik tentang menentukan tema dan segmentasi buku ajar dan buku teks
5. Kuliah dan praktik tentang referensi yang berkaitan dengan buku yang akan ditulis
6. Tata Bahasa ilmiah dan ilustrasi dalam buku
7. Coaching klinik: Evaluasi pilot project 1 bab buku ajar atau buku teks

Jurusan kimia melalui Hibah PKKM berharap agar kegiatan ini mampu mengupgrade kemampuan dosen dalam menyiapkan buku ajar, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih optimal. Selain itu, melalui penulisan buku ajar, maka bisa juga dikembangkan menjadi buku teks yang bisa dibaca oleh mahasiswa se Indonesia. (YEP)


 

Peningkatan kualitas laboratorium dalam menunjang pembelajaran di Jurusan Kimia telah menjadi salah satu program  Jurusan Kimia. Hal ini dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas hardskill mahasiswa, lulusan serta kompetensi analis laboratorium. Oleh karena itu, Jurusan kimia telah mengadakan Workshop Manajemen Laboratorium Menuju Akreditasi Laboratorium dengan mendatangkan Narasumber dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) yaitu Asesor Kepala KAN Bapak Dr. Komar Sutriyah dan Ketua Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia (PPLP) Indonesia yang menjabat sebagai Manajer Teknis Laboratorium ITP Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) yaitu Bapak Sofyan M.Si. Kegiatan Workshop dilaksanakan pada hari Jumat-Minggu (3-5) Desember 2021 di Hotel Santika Premiere Padang.


Kegiatan Workshop ini merupakan salah satu kegiatan dari serangkaian kegiatan Hibah Kompetisi Kampus Merdeka (OPKKM) yang sudah direncanakan dari awal dengan tujuan terakreditasinya laboratorium Jasa analisis dan Pengukuran di Jurusan Kimia. materi dalam training ini terkait dengan ISO/ IEC17025, dimana penentuan parameter yang akan diakreditasi adalah sampel anorganik seperti air dan tanah. Jurusan Kimia berharap, melalui kegiatan ini, maka tahun 2022 Laboratorium Jasa Analisis dan Pengukuran memperoleh Akreditasi KAN ISO/ IEC17025. (YEP)

 


Guest Lecture Series Jurusan Kimia 2021 dilanjutkan dengan mendatangkan pembicara luar negeri yaitu Prof. Michael Wink dari Institute of Pharmacy and Molecular Biotechnology, Heidelberg University, Jerman. Lecture yang diselenggarakan tanggal 1 Desember 2021 dengan judul "Medical Plants of the word: from ethnobotany to the development of pharmaceutical products" telah menarik minat mahasiswa, dosen dan peneliti dari beberapa universitas di Indonesia dan lembaga penelitian.

Selain itu ikut bergabung juga universitas dari Universitas Perintis dan Universitas Yarsi sebagai collaborator untuk kegiatan ini. Jumlah peserta yang hadir pada lecture ini adalah 158 orang. Kegiatan berlangsung selama 2 jam dimana kuliah selama 1 jam dan diskusi/tanya jawab 1 jam berikutnya.

Jurusan Kimia berharap, dengan adanya kegiatan Guest Lecture ini, yang merupakan bagian dari Usulan kegiatan Hibah PKKM (Proposal Kompetisi Kampus Merdeka) mampu menghangatkan suasana belajar mahasiswa dikala masa pandemi ini. (YEP)